Qori' Indonesia

“Dan bacalah Al Qur’an itu dengan perlahan-lahan.” (Al Muzzammil:4)

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

Assalamu'alaikum

Selamat pagi sobat qoriindonesia, pagi ini admin akan share asbabun nuzul surat al baqarah mulai dari ayat 19 sampai 20.
.

 Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

 Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

Teks Latin Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

19. aw kashayyibin mina alssamaa-i fiihi zhulumaatun wara’dun wabarqun yaj’aluuna ashaabi’ahum fii aatsaanihim mina alshshawaa’iqi hadzara almawti waallaahu muhiithun bialkaafiriina

20. yakaadu albarqu yakhthafu abshaarahum kullamaa adhaa-a lahum masyaw fiihi wa-idzaa azhlama ‘alayhim qaamuu walaw syaa-a allaahu ladzahaba bisam’ihim wa-abshaarihim inna allaaha ‘alaa kulli syay-in qadiirun

Terjemah Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

19. atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara) petir,sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang yang kafir.

20. Hampir-hampir kilat itu menyambar penglihatan mereka. Setiap kali kilat itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. Jikalau Allah menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan penglihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu. 

Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 19-20

Sejumlah sahabat menjelaskan, kedua ayat ini diturunkan berkenaan dua orang Madinah yang lari dari ajaran Rasulullah dan menuju tempat orang-orang musyrik. Di perjalanan mereka ditimpa hujan lebat dan guruh yang dasyhat. Karena ketakutan, mereka kembali pulang, menyesali perbuatan mereka, kemudian menghadap Rasulullah untuk kembali memeluk agama Islam. 
(HR. Ibnu Jarir, Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud)

Sekian, Semoga bermanfaat.


Wassalamu'alaikum




Lihat Asbabun Nuzul Lain :





Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk " Asbabun Nuzul Surat Al-Baqarah Ayat 19-20"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top